Iklan

Asrizal Wahdan Wilsa
Senin, 11 Oktober 2021, 09:27 WIB
Last Updated 2021-10-11T17:49:37Z
ArtikelMedia PembelajaranPendidikan

Pengertian, Karakteristik, dan Manfaat Media Audio

Pengertian, Karakteristik, dan Manfaat Media Audio

Pada era yang tergolong modern ini, kita masih bisa melihat fakta bahwa di sekolah-sekolah terdengar keluhan bahwa pelajaran yang ada disekolah dirasa amat membosankan, tidak menarik, sehingga berujung pada hasil belajar yang kurang memuaskan. Hal tersebut diantaranya disebabkan kurangnya inovasi yang membuat siswa bosan dengan proses pembelajaran serta masih kurangnya kreatifitas guru. Sebagaimana Arsyad (2006:15) mengemukakan dua unsur yang amat penting dalam proses pembelajaran di kelas yaitu model/strategi dan media pembelajaran.
 
Kedudukan media dalam suatu proses pembelajaran sangatlah penting karena media pembelajaran merupakan sebuah alat yang digunakan untuk menunjang sebuah pembelajaran. Suasana pembelajaran dikelas akan lebih terasa menarik jika guru mau mengeksplorasi kreatifitasnya untuk menyampaikan materi melalui media pembelajaran. Dengan melalui media audio yang sesuai dengan pokok bahasan yang sedang disampaikan.Sehingga ide yang disampaikan guru lebih mudah untuk ditangkap oleh para siswa dan berakibat pada hasil pembelajaran yang maksimal.

Pengertian Media

Media merupakan suatu alat atau fasilitator pembelajar untuk menyampaikan tujuan pembelajaan. Media digunakan untuk mempermudah pembelajaran. Kata media berasal dari kata medium yang secara harfiah artinya perantara atau pengantar. Banyak pakar media yang memberikan batasan tentang media. Media berasal daribahasa latin medius yang secara harfiah berartu ‘tengah’, ‘perantara’ atau ‘pengantar’. Menurut Asosiation of Education Comunikation Technology (AECT) dalam Rudi (1997: 6), media merupakan segala bentuk dan saluran yang dipergunakan untuk proses penyaluran pesan. 
Wijayakusuma (2009) menyatakan pengertian media adalah alat bantu apa saja yang dapat dijadikan sebagai penyalur pesan guna mencapai tujuan pembelajaran. Menurut Briggs dalam Rudi (2009: 6), bahwa media merupakan alat untuk memberikan stimulus atau dorongan bagi siswa dalam proses pembelajaran. Penggunaan media yang tepat dengan materi pembelajaran yang disampaikan dapat merangsang siswa untuk mampu mengikuti proses pembelajaran dengan baik. Media juga dapat meningkatkan motivasi belajar siswa, merangsang kegiatan belajar dan dapat meningkatkan kemampuan siswa terhadap informasi yang disimak. Salah satu media yang dapat digunakan dalam kegiatan menyimak adalah media audio.
 
Menurut Heinich, 2002; Ibrahim, 1997; Ibrahim, 2001 (Daryanto, 2010: 4), kata media merupakan bentuk jamak dari kata medium. Medium dapat didefinisikan sebagai perantara atau pengantar terjadinya komunikasi dari pengirim menuju penerima. Menurut Gagne (Arief S. Sadiman, dkk.,2009: 6), media adalah berbagai jenis komponen dalam lingkungan peserta didik yang dapat memberikan stimulus untuk belajar. Sementara itu, Briggs (Arief S. Sadiman,dkk.,2009: 6),berpendapat bahwa media adalah segala alat fisik yang dapat menyajikan pesan serta merangsang peserta didik untuk belajar. Buku, film, kaset, film bingkai adalah contoh-contohnya. Berdasarkan definisi di atas, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran adalah segala bentuk perantara atau pengantar yang dapat digunakan untuk menyampaikan pesan dari pengirim (pendidik) menuju penerima (peserta didik) dalam kegiatan pembelajaran sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan minat serta perhatia n peserta didik agar proses belajar mengajar dapat terjadi.
 

Pengertian Media Audio

Media Dengar (Media Audio) adalah alat media yang isi pesannya hanya diterima melalui indera pendengaran saja. Media audio yaitu media yang berkaitan dengan indera pendengaran . Pesan yang akan disampaikan dituangkan dalam lambang-lambang auditif, baik verbal (kedalam kata-kata/bahasalisan) maupunnon verbal. Dengan kata lain media jenis ini hanya melibatkan indera dengar. Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia edisi ketiga (Tim Penyusun, 2007: 76) media audio merupakan alat peraga yang bersifat dapat didengar. 
 
Daryanto (2010: 37) memaparkan bahwa audio berasal dari kata audible yang artinya suaranya dapat diperdengarkan secara wajar oleh telinga manusia. Bahan ajar audio merupakan salah satu jenis bahan ajar non-cetak yang di dalamnya mengandung suatu sistem yang menggunakan sinyal audio secara langsung, yang dapat dimainkan atau diperdengarkan oleh pendidik kepada peserta didiknya guna membantu mereka dalam menguasai kompetensi tertentu (Andi Prastowo, 2011: 264). Menurut Arief S. Sadiman, dkk.(2009: 49) mengatakan bahwa media audio adalah media untuk menyampaikan pesan yang akan disampaikan dalam bentuk lambang-lambang auditif, baik verbal (ke dalam kata-kata atau bahasa lisan) maupun non verbal.
 
Media Audio maupun Radio seringkali diartikan media yang sama sebab dua-duanya merupakan media pembelajaran yang berbasis suara atau bunyi. Audio berasal dari kata audible, yang artinya suara yang dapat didengarkan secara wajar oleh telinga manusia.Kemampuan mendengar telinga manusia berada pada daerah frekuensi antara 20 sampai dengan 20.000 Hertz. Di luar itu, manusia tidak mampu lagi mendengarkannya. Ketika temannya menyanyi dan membaca puisi, mereka bisa mendengarkannya dengan baik, karena frekuensi suara yang dikeluarkan oleh kedua temannya tersebut masih berada pada daerah frekuensi antara 20 hingga 20.000 hertz.
 
Sebailknya ketika melihat sekawanan semut yang sedang berjalan mereka tidak mendengarkan apa-apa, padahal sebenarnya gerakan semut tersebut juga mengeluarkan bunyi, hanya saja frekuensi bunyi yang dikeluarkannya di bawah 20 hertz, sehingga telinga kita tidak mampu mendengarkannya. Demikian pula ketika diminta untuk mendengarkan bunyi gerakan evolusi maupun revolusi bumi, telinga kita juga tidak mampu mendengarkannya, hal ini karena frekuensi suara yang dikeluarkannya melebihi 20.000 hertz, sehingga kita tidak mampu untuk menangkap bunyi dari gerakan bumi yang kita tempati ini. Kaitannya Audio sebagai media pembelajaran, maka suara-suara ataupun bunyi direkam dengan menggunakan alat perekam suara, kemudian diperdengarkan kembali kepada peserta didik dengan menggunakan sebuah alat pemutar. Jika suara/bunyi tadi diperdengarkan ke peserta didik melalui stasiun pemancar Radio, maka disebut media tersebut dikatakan sebagai Radio.
 
Berdasarkan uraian tersebut, bahwa media audio sebagai media pembelajaran , dapat disimpulkan bahwa Media Audio yaitu sarana yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau rangkaian pesan materi pembelajaran melalui suara - suara ataupun bunyi yang direkam menggunakan alat perekam suara , kemudian diperdengarkan kembali kepada peserta didik dengan menggunakan sebuah alat pemutarnya.
 

Karakteristik Media Audio

 
Media audio mempunyai sifat yang khas, yaitu:
  • Hanya mengandalkan suara (indera pendengaran)
  • Personal
  • Cenderung satu arah
  • Mampu menggugah imaginasi
 

Fungsi Media Audio

 
 Fungsi media audio menurut Arsyad ( 2003 : 44 ) beliau mengutip pendapat sudjana dan Rivai ( 1991 : 130 ) adalah untuk melatih segala kegiatan pengembangan keterampilan terutama yang berhubungan dengan aspek – aspek keterampilan pendengaran, yang dapat dicapai dengan media audio ialah berupa :
  • Pemusatan perhatian dan mempertahankan perhatian.
  • Mengikuti pengarahan.
  • Melatih daya analisis.
  • Menentukan arti dan konteks.
  • Memilah informasi dan gagasan.
  • Merangkum , mengingat kembali dan menggali informasi.
 
Fungsi lain dari Media Audio adalah sebagi alat Bantu bagi para pendidik, karena sifatnya hanya sekedar membantu, maka dalam pemamfaatannya memerlukan bantuan metode atau media lain, sehingga pengalaman dan pengetahuan siap dimiliki oleh pendengar yang akan membantu keberhasilan. Selain itu juga Sudjana (2005 : 129 ) menambahkan pemanfaatan fungsi Media Audio dalam pengajaran terutama digunakan dalam :
  • Pengajaran musik literaty ( pembacaan sajak ) , dan kegiatan dokumentasi.
  • Pengajaran Bahasa Asing , baik secara Audio ataupun secara Audio Visual.
  • Pengajaran melalui radio atau radio pendidikan.
  • Paket – paket untuk berbagai jenis materi , yang memungkinkan siswa dapat melatih daya penafsirannya dalam suatu bidang studi.

Manfaat Media Audio sebagai Media Pembelajaran

Ada beberapa manfaat yang akan diperoleh jika pendidik memanfaatkan media audio ataupun radio sebagai media pembelajaran. Tugas pendidik akan lebih ringan jika dibandingkan dengan tanpa menggunakan media audio. Menurut Nana Sudjana dan Ahmad Rivai (2005: 129), pemanfaatan bahan ajar audio dalam kegiatan pembelajaran, terutama digunakan dalam:
  1. Pengajaran music literary (pembacaan sajak) dan kegiatan dokumentasi.
  2. Pengajaran berbahasa asing, baik secara audio ataupun audiovisual.
 
Media audio sangat cocok untuk menyampaikan materi-materi pembelajaran yang erat kaitannya dengan masalah ceritera dan bunyi. Selain itu media ini juga sangat cocok untuk mengembangkan daya imaginasi peserta didik.
 

Bentuk Media Audio

Media audio terdiri atas 2 bentuk yaitu Audio Analog dan Audio Digital.
 
1. Audio Analog
a. Radio
Radio merupakan perlengkapan elektronik yang dapat digunakan untuk mendengarkan berita yang bagus dan aktual, dapat mengetahui beberapa kejadian dan peristiwa – peristiwa penting dan baru, masalah – masalah kehidupan dan sebagainya. Radio dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang cukup efektif.Media ini juga mampu merangsang partisipasi aktif bagi si pendengar.
 
Kekurangan media radio:
  • Hanya selintas
  • Hanya mengandalkan suara
  • Tidak dapat diulang
  • Cenderung satu arah
 
Kelebihan media radio:
  • Personal
  • Cepat
  • Jangkauan luas
  • Imajinatif
  • Sederhana Murah dan mudah
  • Siaran langsung
 
b. Kaset – Audio
Disini khusus membahas kaset audio yang sering digunakan di sekolah.Memiliki keuntungan yaitu merupakan media yang ekonomis dan praktis, karena biaya pengadaan dan perawatan sangat murah dan mudah didapatkan.
 
c. Alat perekam magnetic
Alat perekam magnetik atau tape recorder adalah salah satu alat elektronik yang mampu merekam suara secara manual dan merupakan salah satu media yang memiliki peranan yang sangat penting dalam penyampaian keakuratan sebuah informasi. Alat ini sangat cocok digunakan sebagai media pembelajaran yang akan disampaikan kepada siswa.
 
2. media Audio Digital
a. Piringan Hitam (PH).
Alat penyimpan file audio ( modern ) yang pertama ditemukan adalah piringan hitam. Ia memiliki pena bergetar yang berfungsi untuk menghasilkan bunyi/suara dari sebuahdisc. Alat yang diperlukan untuk memutar piringan hitam adalah Gramophone.
 
b. Kaset
Kaset adalah alat penyimpan file audio yang berbentuk pita kaset. Setiap pita kaset mampu menyimpan file audio yang berdurasi sekitar 1 jam di setiap sisinya. Kualitas suaranya cukup baik.Penurunan kualitas suara dapat terjadi jika pita kaset rusak, jamuran, kotor dan lain-lain.Alat untuk memutar kaset bisa berupa radio tape, tape deck atau bisa juga diputar dengan menggunakan walkman.
 
c. CD dan DVD
CD ( Compact Disc ) dan juga DVD ( Digital Compact Disc ) adalah sebuah media penyimpanan file audio yang dibuat untuk merampingkan sistem penyimpanannya. Selain ramping, keduanya memiliki kemampuan menyimpan file yang lebih banyak jika dibandingkan dengan pita kaset. Kualitas suara yang dihasilkan juga lebih bagus. Kualitas suara akan menurun atau bahkan hilang jika permukaandisc tergores, kotor, berjamur atau mengalami kerusakan lainnya. Alat yang diperlukan untuk memutar CD atau DVD audio adalah CD player dan atau DVD player.
 
d. (MP3)
MP3 merupakan salah satu bentuk (format) penyimpanan file audio digital yang dianggap popular saat iini.Disamping ukuran filenya yang lebih kecil, MP3 juga memberikan kualitas suara yang lebih bagus jika dibandingkan dengan CD audio.alat untuk memutar MP3 adalah MP3 player. Selain itu MP3 juga bisa diputar dengan iPod.iPod adalah salah satu merk dari serangkaian alat pemutar media digital yang dirancang, dikembangkan dan dipasarkan oleh Apple Computer.
 
e. Audio Digital (WAV)
WAV atau Waveform audio format, merupakan salah satu format penyimpanan file audio yang dirancang dan dikembangkan oleh microsoft dan IBM. Perangkat yang diperlukan untuk memutar WAV salah satunya adalah iPod.
 
f. iPod merupakan salah satu merk sebuah alat pemutar WAV yang dikeluarkan oleh Apple Computer.Microsoft juga mengeluarkan produk sejenis yang bisa digunakan untuk memutar WAV maupun MP3, dengan merk Zune.
 

Kelebihan Dan Kekurangan Media Audio

Tentunya setiap media dalam pembelajaran memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing medianya. Termasuk media audio oleh karena itu pendidik harus selektif dalam menentukan media yang akan digunakan dalam hal ini adalah media audio. Dengan di sesuaikan dengan tujuan pembelajaran.
 
Kelebihan Media Audio , Sadiman ( 2005 : 50 ) , adalah :
  • Harga murah dan variasi program lebih banyak dari pada TV.
  • Sifatnya mudah untuk dipindahkan.
  • Dapat digunakan bersama – sama dengan alat perekam radio, sehingga dapat diulang atau diputar kembali.
  • Dapat merangsang partisifasi aktif pendengaran siswa, serta dapat mengembangkan daya imajinasi seperti menulis, menggambar dan sebagainya.
  • Dapat memusatkan perhatian siswa seperti membaca puisi, sastra, menggambar musik dan bahasa.
  • Dapat menggantikan Guru dengan lebih baik, misalnya menghadirkan ahli dibidang – bidang tertentu, sehingga kelemahan guru dalam mengajar tergantikan..
  • Pelajaran lewat radio bisa lebih bermutu baik dari segi ilmiah maupun metodis. Ini mengingat Guru kita terkadang jarang mempunyai waktu yang luang dan sumber untuk mengadakan penelitian.
  • Dapat menyajikan laporan seketika, karena biasanya siaran – siaran yang aktual itu dapat memberikan kesegaran pada sebagian besar topik.
  • Dapat mengatasi keterbatasan ruang dan waktu.
 
Sedangkan kelebihan audio menurut Arsyad ( 2003 : 45 ) , adalah :
  • Merupakan peralatan yang sangat murah dan lumrah sehingga mudah dijangkau oleh masyarakat.
  • Rekaman dapat digandakan untuk keperluan perorangan sehingga isi pesan dapat berada ditempat secara bersamaan.
  • Merekam peristiwa atau isi pelajaran untuk digunakan kemudian.
  • Rekaman dapat digunakan sendiri sebagai alat diagnosis guna untuk membantu meningkatkan keterampilan membaca, mengaji dan berpidato.
  • Dalam pengoperasiannya relatif sangat mudah.
 
2. Kekurangan Media Audio menurut Arsyad( 2003 : 46 ) , adalah :
  • Dalam suatu rekaman sulit menemukan lokasi suatu pesan atau informasi, jika pesan atau informasi tersebut berada ditengah – tengah pita, apalagi jika radio, tape tidak memiliki angka- angka penentuan putaran.
  • Kecepatan rekaman dan pengaturan trek yang bermacam – macam menimbulkan kesulitan untuk memainkan kembali rekaman yang direkam pada suatu mesin perekam yang berbeda.
 
Sedangkan menurut Rivai ( 2005 : 131 ) penggunaan Media Audio dalam dunia pengajaran memiliki kekurangan antara lain :
  • Memerlukan suatu pemusatan pada suatu pengalaman yang tetap dan tertentu, sehingga pengertiannya harus didapat dengan cara belajar khusus.
  • Media Audio yang menampilkan symbol digit dan analog dalam bentuk auditif adalah abstrak, sehingga pada hal – hal tertentu memerlukan bantuan pengalaman visual.
  • Karena abstrak, tingkatan pengertiannya hanya bisa dikontrol melalui tingkatan penguasaan pembendaharaan kata – kata atau bahasa, serta susunan kalimat.
  • Media ini hanya akan mampu melayani secara baik bagi mereka yang sudah mempunyai kemampuan dalam berfikir abstrak.
  • Penampilan melalui ungkapan perasaan atau simbol analog lainnya dalam bentuk suara harus disertai dengan perbendaharaan pengalaman analog tersebut pada si penerima. Bila tidak bisa maka akan terjadi kesalah pahaman.

Penutup

Berdasarkan pemaparan mengenai media audio di atas, maka dapat kita ketahui. penggunaan media audio yang kita gunakan secara tepat dan sedikit memberikan inovasi serta variasi , maka dapat membantu mengatasi kejenuhan siswa dalam proses pembelajaran yang menyebabkan siswa menjadi pasif . Dengan adanya media audio yang kita gunakan sehingga menstimulus atau mendorong minat belajar, sehingga memungkinkan siswa untuk lebih tertarik dan lebih giat menyimak proses pembelajaran serta tercapainya tujuan pembelajaran oleh pendidik.


Referensi

  • Arsyad, azhar. 2013. Media Pembelajaran.Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.