Iklan

Asrizal Wahdan Wilsa
Senin, 11 Oktober 2021, 22:10 WIB
Last Updated 2021-10-11T15:10:49Z
Video

Membuat Aplikasi Pembelajaran Android Menggunakan Power Point


Membuat Aplikasi Berbasis Android dengan Powerpoint
Dalam membuat aplikasi pembelajaran berbasis Android, ada beberapa program yang dibutuhkan, diantaranya sebagai berikut:

Microsoft Power Point
Converter Power Point ke HTML 5 dengan Ispring Suite 8
Converter HTML 5 ke APK dengan Website 2 APK Builder ProUntuk program nomor 1, semua guru pasti telah memilikinya, karena powerpoint adalah produk microsoft office. Jadi, jika di komputer atau laptop sudah terinstall program microsoft word, secara otomatis, program powerpoint juga terinstall. Untuk program nomor 2 dan 3, jika belum terinstal di komputer, silahkan browsing dan unduh melalui internet.


Langkah-langkah Pembuatan Aplikasi Pembelajaran Berbasis Android
Silahkan membuat aplikasi pembelajaran berbasis android dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini:
1. Membuat folder penyimpanan untuk menampung hasil proyek yang akan dibuat. Kita akan membuat folder penyimpanan di Drive D:\.
Langkah-langkahnya adalah:
a. Masuklah ke Window Explorer dan pilih Drive D:\.
b. Buatlah sebuah folder dengan cara Klik Kanan > New > New Folder.
c. Berikan nama folder dengan nama Aplikasiku, atau sesuai selera.
d. Folder telah berhasil dibuat.


2. Membuat aplikasi pembelajaran dari powerpoint.
Pada langkah ini, kita akan mulai menjalankan program microsoft powerpoint. Bukalah program powerpoint hingga muncul blank slide.
a. Mengatur Page Setup
Pilih bagian Design, lalu pilih Slide Size >> Custom Slide Size.
Gambar 1

b. Pilih slide size for: On-Screen Show (16:9).
c. Pilihan pengaturan orientasi slide ke Portrait atau Landscape (kali ini kita pilih portrait).
d. Klik OK.
e. Pilih Ensure Fit.

Gambar 2
f. Membuat slide pertama untuk Slide Opening seperti gambar di bawah ini.

Gambar 3
g. Membuat slide 2 untuk membuat slide menu seperti gambar di bawah ini:

Gambar 4
h. Membuat slide 3 untuk membuat Slide KI-KD dan memberi memberi Action pada Tombol Menu.
i. Mencopy slide 3 sebanyak lima kali untuk slide 4 (Slide Materi), Slide 5 (Slide Evaluasi), Slide 6 (Slide Daftar Pustaka), Slide 7 (Slide Petunjuk) dan Slide 8 (Slide Pengembang).
j. Memberi Action pada tombol Masuk pada slide 1, jika tombol masuk ditekan, maka akan ke Slide 2 (Slide Menu).
k. Memberi Action slide 3 pada Tombol KI-KD, jika Tombol KI-KD ditekan, maka akan menuju ke Slide KI-KD.
l. Langkah di atas diulang untuk

Tombol Materi ke Slide Materi
Tombol Evaluasi ke Slide Evaluasi
Tombol Daftar Pustaka ke Slide Daftar Pustaka
Tombol Petunjuk Penggunaan ke Slide Petunjuk Penggunaan
Tombol Pengembang ke Slide Pengembang m. Langkah selanjutnya adalah mencoba file powerpoint yang telah dibuat, apakah aplikasi tersebut sudah berjalan dengan baik atau belum. Caranya dengan mengklik: Slide Show >> From Beginning atau langsung tekan F5.
n. Langkah berikutnya, isilah slide-slide yang telah dibuat tersebut sesuai dengan konten yang direncanakan.

3. Mengubah File Powerpoint menjadi HTML5
Setelah aplikasi pembelajaran selesai dibuat dengan powerpoint. Langkah selanjutnya adalah melalukan konversi file presentasi powerpoint menjadi bentuk HTML5. Proses ini membutuhkan software tambahan. Ada banyak software yang bisa digunakan, diantaranya Slide Go, iSpring, atau software lainnya. Kali ini, software yang kita gunakan adalah iSpring.

Langkah-langkah mengkonversi file powerpoint menjadi HTML 5 menggunakan iSpring:
a. Install software iSpring yang telah dipersiapkan sebelumnya.
b. Jika proses penginstalan berhasil, maka pada tab menu powerpoint akan muncul menu baru bernama iSpring Suite 8 setelah menu View. Perhatikan gambar berikut:

Gambar 5
c. Tekan Publish, tunggu hingga selesai. Proses pembuatan file power point menjadi file HTML5, bisa di lihat di gambar di bawah ini :

Gambar 6
Setelah selesai proses pembuatan file HTML5, maka hasilnya akan ditampilkan dalam Presentasi Preview, seperti pada gambar di bawah ini: (Tampilan seperti di device HP/Smart Phone yang sesungguhnya dan kita bisa mencoba untuk aplikasi pembelajarannya)

Gambar 7
e. Langkah selanjutnya, ekstrak file HTML5 di folder D:/aplikasiku yang telah dibuat sebelumnya dengan nama file template.zip.

4. Mengubah file HTML5 ke APK
File powerpoint yang telah dikonversi menjadi HTML5 harus diubah menjadi file APK agar bisa diinstall di android. Software yang digunakan untuk mengkonversi file HTML5 menjadi APK adalah WEBSITE 2 APK BUILDER PRO.

Langkahnya sebagai berikut:

a. Install dulu software website 2 APK Builder Pro
b. Langkah selanjutnya adalah mengubah file HTML5 menjadi APK dengan software Website 2 APK Builder Pro, langkahnya seperti pada gambar di bawah ini :

Gambar 8
c. Tekan tombol Generate APK untuk membuat file APK dari file HTML5.
d. File hasil konversi berupa file APK akan tersimpan di folder D:/aplikasiku. Pindahkan file APK tersebut ke gawai/android dengan menggunakan bluetooth atau kabel data.
e. Silahkan install file APK yang telah dicopi tersebut ke gawai, tunggu hingga selesai dan hasilnya bisa dilihat pada gambar dibawah ini :

Gambar 9
Demikian tutorial sederhana membuat aplikasi pembelajaran berbasis android dengan menggunakan microsoft powerpoint. Silahkan berkreasi sesuai dengan kreatifitas masing-masing