Iklan

Asrizal Wahdan Wilsa
Senin, 11 Oktober 2021, 23:27 WIB
Last Updated 2021-10-11T18:12:32Z
ArtikelWawasan

Dampak Positif dan Negatif Internet Bagi Remaja dan Cara Mengatasinya

Salah satu perkembangan teknologi sekarang ini adalah teknologi jaringan komputer dan internet. Teknologi ini merupakan tehnologi jaringan wareless yang menghubungan komunikasi jarak jauh secara cepat. Siti Rohaya menyebutkan bahwa Internet merupakan sebutan untuk sekumpulan jaringan komputer yang menghubungkan situs akademik, pemerintahan, komersial, organisasi, maupun perorangan. Internet menyediakan akses untuk layanan telekomnunikasi dan sumber daya informasi untuk jutaan pemakainya yang tersebar di seluruh dunia. Teknologi ini mampu menyambungkan hampir semua komputer yang ada di dunia sehingga bisa saling berkomunikasi dan bertukar informasi. Bentuk informasi yang dapat ditukar dapat berupa data teks, gambar,gambar bergerak dan suara.

Penggunaan internet ini menjangkau seluruh kalangan. Salah satu kalangan yang mengunakan internet adalah para remaja. Dari survey yang dilakukan Kompas.com tahun 2018, dari 143 juta penguna internet di Indonesia, 43 % pengunanya dalah berumur antara 12 tahun sampai dengan 20 tahun. Jadi dengan masa remaja yang secara psikologis masih rentan dengan pengaruh dari luar dan tak dapat dipungkiri bahwa dengan masifnya penggunaan internet sekarang ini, tentu juga akan berdampak bagi perkembangan para remaja.

Dampak dari penggunaan internet tersebut bisa saja bersifat positif, maupun negatif. Dampak positif bisa berupa mempermudah akses bahan belajar siswa baik dari situs situs pembelajaran dan youtube. Komunikasi yang lebih cepat, seperti email, massannger , WA, dan lain sebagainya. Pertemanan sosial seperti, facebook, twiter. Pembelajaan jarak jauh misalnya lazada, bukalapak, tokopedia dan banyak yang sejenis lainnya. Hiburan seperti game, music dan film online. Ekonomi seperti transaksi perbankan online. Pendidkan seperti kelas jarak jauh, google classroom dan class online lainnya. Dan banyak lainya tentang pengunaa internet secara positif. Namun terdapat juga dampak negatif dari penggunaaan internet bagi remaja, misalnya kecanduan game, mengakses situs-situs pornografi, perjudian dan terorisme, insomnia, sering begadang, timbulnya rasa malas dan mengantuk, tidak kreatif dan sebagainnya. Namun dampak negatif penggunaan internet tergantung dari sikap dan cara menanganinya.

Definisi Remaja


Remaja merupakan salah satu fase dalam perkembangan manusia. WHO (S. Wirawan) memberi batasan tentang remaja. Ada tiga kriteria yang digunakan; biologis, psikologis, dan sosial ekonomi, yakni: (1) individu yang berkembang saat pertama kali ia menunjukkan tanda-tanda seksual sekundernya sampai saat ia mencapai kematangan seksual, (2) individu yang mengalami perkembangan psikologis dan pola identifikasi dari anak-anak menjadi dewasa, dan (3) terjadi peralihan dari ketergantungan sosial ekonomi yang penuh kepada keadaan yang lebih mandiri. Remaja merupakan masa yang psikologisnya dalam perkembangan, tentu saja sangat rentan terhadap pengaruh dari luar. Salah satu pengaruh dari luar tersebut adalah dampak negative dari penggunaan internet tesrsebut.

Kiat Penggunaan Internet


Internet sekarang ini telah menjadi suatu keharusan. Penggunaanyapun untuk bermacam kepentingan seperti kebutuhan edukasi, pencarian informasi, atau bahkan sekadar bersenang-senang melalui wadah media sosial. Media sosial pun secara tak langsung telah menjadi kebutuhan terbaru disamping kepentingan primer, tersier, dan sekunder. Dalam media sosial sendiri, publik dapat mencari informasi lintas budaya dan tentunya terkini dalam waktu singkat.

Seiring berjalannya waktu keberadaan internet pun acap kali disalahgunakan dan dimanfaatkan untuk keperluan yang tidak seharusnya sehingga memberi konotasi negatif pada internet itu sendiri. Namun, hal tersebut dapat dicegah dengan kontribusi dan partisipasi aktif yang sehat dari para penggunanya. 

Berikut adalah beberapa cara penggunaan internet secara positif:
  1. Buka website produktif yang bermanfaat
  2. Jangan percayai semua hal di internet.
  3. Jangan sebarkan informasi menyesatkan
  4. Pahami etika berinternet
  5. Berhati-hatilah dengan akun kita
  6. Jangan berikan password atau akun ke pihak lain.
  7. Perhatikan sumber sebelum menyebar informasi

Penggunaan internet secara baik dan positif sangatlah dianjurkan untuk menghindari dari dampak negatif yang ditimbulkan dari internet teresebut. Penggunaan internet yang tidak terkontrol akan menyebabkan dampak yang serius baik bagi pengguna maupun orang lain. Bahkan penggunaan internet yang tidak baik dapat melanggar undang-undang yang berlaku, seperti undang-undang ITE, Undang-undang pornografi dan undang-undang pidana lainnya.

Dampak Positif Penggunaan Internet Bagi Remaja


Perkembangan zaman dan canggihnya ilmu teknologi membawa kehidupan kita khususnya kehidupan remaja semakin mengalami perubahan, banyaknya perubahan ini juga dipengaruhi dari hadirnya internet di kalangan remaja. Jadi dengan semakin mudahnya kita dalam mengakses internet melalui berbagai macam fasilitas, diantaranya fasilitas handphone dan juga laptop. Yang membuat semakin mudahnya internet hadir di tengah-tengah kehidupan para remaja, tentu saja semakin dimudahkan untuk menerima berbagai macam informasi, baik dari informasi yang real ataupun jenis informasi yang isinya hanyalah sekedar hoax. Untuk itu sebagai seseorang yang sangat mudah menerima berbagai jenis informasi, diharapkan untuk kita lebih banyak menyaring mengenai informasi yang masuk.

Hadir nya internet dikalangan remaja juga akan membawa dampak baik bagi kalangan remaja seperti yang disampaikan oleh Rahardian dalam journal penelitiannya dikalangan remaja, bahwa dampak positif internet dijabarkan menjadi beberapa hal yaitu sebagai a) media informasi, seperti: 1. Berita-berita dari dalam dan luar negeri tersedia di internet 2. Banyak surat kabar dan media massa lainnya yang juga menyajikan laporan dan berita melalui internet. 3. Informasi atau pengumuman dari sekolah maupun lembaga pemerintah bisa diketahui dari internet. b) Sebagai media komunikasi, seperti: 1. Internet memudahkan komunikasi jarak jauh 2. Layanan surat menyurat bisa dilakukan melalui internet (email) 3. Fasilitas chatting memudahkan pembicaraan melalui teks maupun suara dan gambar di internet (chatting & video call) 4. Internet menurunkan biaya komunikasi jarak jauh (tidak memerlukan pesawat telepon dan biaya pulsa). c) sebagai media belajar dan hiburan seperti: 1. Internet banyak sumber bahan pelajaran 2. Internet memberi informasi kepada materi baru yang belum diketahui dari sekolah 3. Berbagai berita dan informasi tambahan dapat dibaca dan ditelusuri melalui internet 4. Internet dimanfaatkan untuk mendapatkan permainan menarik. 5. Internet dimanfaatkan untuk menelusuri tempat-tempat wisata di berbagai wilayah dunia. 6. Berita-berita mengenai hobi olahraga, musik, film dan selebriti dapat dengan mudah ditemui di internet. Dan d) Sebagai media transaksi seperti:1. Barang-barang kebutuhan sehari-hari dapat dipesan melalui internet 2. Buku-buku pelajaran baru bisa juga dipesan melalui internet. 3. Mempelajari cara-cara berjualan maupun transaksi keuangan melalui internet.

Dari gambaran di atas dapat dimengerti bahwa penggunaan internet juga membawa dampak positif bagi perkembangan remaja jika penggunaan internet dilakukan dengan baik dan benar. Hal ini dapat kita lihat dari prilaku remaja sekarang ini. Hal ini dipengaruhi dari perubahan mindset remaja yang dipengaruhi dari aktiftasnya dalam penggunaan internet.

Dampak Negatif Penggunaan Internet Bagi Remaja


Disamping dampak positif dari penggunaan internet bagi remaja, penggunaan internet juga membawa efek negatif. Adapun dampak negative dari penggunaan internet bagi remaja adalah sebagai berikut:

Kecanduan Game online, hadirnya berbagai macam game online membuat kehidupan sosial mereka semakin berkurang, para remaja ini lebih senang bermain game untuk mengisi waktu luang mereka , daripada mengerjakan pekerjaan rumah. Sehingga pengaruh yang seperti ini dapat dikategorikan sebagai pengaruh yang buruk dari internet.

Kurangnya bersosialisasi, dengan banyaknya kehadiran media sosial di internet, seseorang lebih senang berteman di dunia maya daripada kehidupan yang sebenarnya. Sehingga hal ini tentu saja sangat mengurangi rasa sosialisasi di antara kehidupan remaja. Mereka lebih senang bertegur sapa melalui media sosial daripada melalui kehidupan pertemanan yang sebenarnya, sehingga hal ini juga dapat mengganggu psikologi sosial mereka.

Kualitas tidur yang menurun, hadirnya media sosial atau informasi-informasi yang banyak sekali di internet. Membuat kualitas tidur para remaja ini terganggu, bahkan hal ini juga dapat mempengaruhi jam tidur mereka yang bahkan bisa hingga larut malam dan pagi, sehingga akan sangat beresiko bagi kesehatan. 

Mempengaruhi kesehatan mental, dengan terlalu seringnya remaja membuka media sosial hal ini malah akan memiliki dampak internet terhadap perkembangan mental pelajar yang pastinya mempengaruhi kesehatan mentalnya. Tentu akan semakin memburuk bila terus berlanjut dan nantinya malah akan semakin berpengaruh kepada psikologis dari orang tersebut. Penggunaan media sosial yang kurang baik juga dapat menyebabkan penyakit depresi dan gangguan mental yang cukup parah

Membuat malas-malasan, semakin gencarnya dunia internet dan banyaknya media informasi yang sangat mudah diserap oleh masyarakat tentu saja akan mempengaruhi tingkah laku mereka. Khususnya bagi kehidupan remaja yang lebih sering bermalas-malasan daripada belajar.

Kejahatan dunia maya, banyak hal negatif dan juga positif yang bisa kita dapatkan dari internet, namun akhir-akhir ini banyak sekali tindakan kejahatan khususnya pada remaja yang bermula dari internet. Kejahatan seperti penculikan, pornografi dan masih banyaknya lagi tentu akan sangat merugikan dan memiliki pengaruh pada kehidupan remaja. Penggunaan internet yang tidak tepat juga akan sangat berdampak buruk bagi kehidupan psikologis para remaja

Perkembangan emosi, perubahan emosi biasanya mulai terjadi pada kehidupan remaja, hal tersebut tentu akan sangat mempengaruhi kehidupan keseharian mereka, hal ini juga bisa dikatakan dampak negatif dari penggunaan internet yang kurang tepat, sehingga dengan banyaknya informasi yang diterima namun tidak dapat diserap dengan baik oleh remaja membuat perubahan emosi terjadi pada diri mereka.

Menurunnya minat belajar, tentu hal ini sangat berpengaruh bagi para remaja yang kecanduan dengan internet, mereka lebih sering bermain dengan handphonenya daripada melakukan kegiatan belajar bahkan saat jam belajar tiba pun mereka akan sulit untuk dipisahkan dari handphone mereka. Hal ini lah yang sangat berakibat fatal bagi masa depan para remaja kelak.

Timbulnya kekejaman da kesadisan, dengan banyaknya situs yang dengan mudah diakses bahkan banyak yang menampilkan hal tabu yang bahkan tidak baik untuk dilihat para remaja, namun kebanyakan pemilik situs malah berupaya agar situs nya banyak dilihat banyak orang. Hal ini lah yang pada akhirnya akan merusak para remaja.

Mengganggu kesehatan, dengan seringnya seorang remaja berdiam diri di depan monitor atau dengan layar handphone tentu ini akan mengganggu kesehatannya, karena mereka malah lebih sering berdiam diri daripada menggerakan tubuhnya, hal inilah yang akan menimbulkan kondisi kesehatan yang buruk bagi pengguna internet di kalangan remaja

Pemborosan, dengan banyaknya waktu yang dihabiskan untuk membuka internet, tentu saja ini akan sangat banyak menghambur-hamburkan uang, karena di indonesia sendiri akses internet bisa dikategorikan cukup mahal.secara otomatis para remaja ini akan sering menghambur-hamburkan uang hanya untuk menggunakan internet apalagi untuk hal yang sangat tidak produktif.

Upaya Mengatasi Dampak Internet Bagi Remaja


Adapun dibawah ini adalah beberapa cara untuk menghindari dampak negatif internet :1) Lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. 2) Peran orang tua, dimana perang orang tua sangatlah penting dalam meminimalisir dampak merugikan dari internet. Orang tua diharapkan berperan dalam mengawasi dan mengingatkan para remaja agar tidak melalaikan tugas utama mereka, yaitu belajar. Sehingga tugas perkembangan yang harus mereka peroleh selama masa remaja dapat tercapai dan menjadi bekal dalam menyongsong masa depan. 3) Membatasi waktu mengakses jejaring sosial dengan mencari kesibukan yang positif. 4) Bersikap waspada dan tidak mudah percaya terhadap orang yang baru kita kenal. 5) Menggunakan bahasa dan perkataan yang sopan dalam menggunakan jejaring social dan 6) Tidak lupa bersosialisasi di kehidupan nyata agar tidak terpengaruh terhadap dunia maya.


Data Penggunaan Internet Bagi Remaja


Dalam sebuah penelitian yang diadakan oleh Kementrian Informasi dan Informatika (Kominfo), UNICEF, dan Harvard University mengambil sampel 400 remaja berusia 10-19 tahun yang tersebar di 11 provinsi Indonesia. Hasilnya didapatkan bahwa hampir 80% remaja di Indonesia kecanduan internet. Sebagian besar remaja menggunakan internet untuk hal-hal yang tidak semestinya. 24% mengaku menggunakan internet untuk berinteraksi dengan orang yang tidak dikenal dan media sosial, 14% mengakses konten pornografi, 12% untuk game online dan 8 % mengakses situs informasi dan pengetahuan dan sisanya untuk kepentingan lainnya. Berdasarkan hasil riset MarkPlus Insight pada tahun 2013 menyatakan bahwa separuh dari netizen di Indonesia yaitu berjumlah 35,5 juta netizen merupakan pengguna Internet muda berusia di bawah 30 tahun dan bahkan hampir 95% dari netizen adalah pengguna Internet melalui perangkat ponsel atau smartphone.

Data ini menunjukan bahwa umumnya pengguna internet adalah para remaja. Jadi hal ini cukup rentan dipengaruhi oleh hal- hal yang negatif. Berdasarkan survey di atas hampi 14 % remaja mengakses konten pornografi dan 12% game online, hal ini tentu akan mempengaruhi mindset dan prilaku para remaja kea rah yang tidak diinginkan. Oleh karena itu perlu filter menhadapi hal demikian. Salah satu filter remaja harus mendekatkan diri dengan agama. Selanjutnya orang tua sangat berperan penting dalam membimbing remaja dalam penggunaan internet secara bijak.

Penutup

  1. Pengguna internet di dominasi oleh kaum remaja
  2. Dampak positif dari penggunaan internet bagi remaja yaitu a) media informasi, b) Sebagai media komunikasi, c) sebagai media belajar dan hiburan dan d) Sebagai media
  3. Dampak Negatif dari penggunaan internet bagi remaja adalah a)Kecanduan Game online, b) Kurangnya bersosialisasi, c) Kualitas tidur yang menurun, d) Mempengaruhi kesehatan mental, e) Membuat malas-malasan f) Kejahatan dunia maya, g) Perkembangan emosi, h) Menurunnya minat belajar, i) Timbulnya kekejaman da kesadisan, j) Mengganggu kesehatan, dan k) Pemborosan
  4. Adapun upaya mengatasi dampak negative penggunaan internet bagi remaja meliputi: a) Lebih mendekatkan diri kepada Allah swt b) Peran orang tua, c) Membatasi waktu mengakses jejaring social, d) mencari kesibukan yang positif, e) Bersikap waspada dan tidak mudah percaya terhadap orang yang baru kita kenal, f) Menggunakan bahasa dan perkataan yang sopan, dan g) Tidak lupa bersosialisasi di kehidupan nyata.

Referensi

  • Elfan Rahardiyan K, Pemanfaatan Internet Dan Dampaknya Pada Pelajar Sekolah Menengah Atas Di Surabaya(http://journal.unair.ac.id/download-fullpapers-ln5ba2011865full.pdf) dikases tanggal 10 Januari 2021
  • Irwansyah suwahyu, nim. 1520410048 (2017) pengaruh penggunaan media sosial terhadap akhlak dan prestasi belajar peserta didik di sma uii yogyakarta. Masters thesis, uin sunan kalijaga(http://digilib.uin-suka.ac.id/30435/) diakses pada tangal 9 januari 2021
  • Kompas.com, (https://tekno.kompas.com/read/2018/02/22/16453177/berapa-jumlah-pengguna-internet-indonesia) diakses tanggal 8 januari 2020.
  • Siti Nurina Hakim, Remaja Dan Internet( Https://Publikasiilmiah.Ums.Ac.Id )Dikases Tanggal 10 Januari
  • Siti rohaya, (2008) Internet: pengertian, sejarah, fasilitas dan koneksinya. /jurnal/fihris/fihris vol. Iii no.1 januari - juni 2008/
  • Wirawan, S. Psikologi Remaja, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2002